NATURAL REMEDIES

ISLAMIC CALENDAR

Monday, March 21, 2011

THE KISS

THE WORLDS BIGGEST FAMILY

The man with 39 wives, 94 children and 33 grandchildren.



Ziona Chana lives with all of them in a 100-room mansion. His wives take it in turns to share his bed, takes 30 whole chickens just to make dinner.
 
He is head of the world's biggest family - and says he is 'blessed'  to have his 39 wives.
Ziona Chana also has 94 children, 14-daughters-in-law and 33 grandchildren. 

They live in a 100-room, four storey house set amidst the hills of Baktwang village in the Indian state of Mizoram, where the wives sleep in giant communal dormitories.

The full monty: The Ziona family in its entirety with all 181 members

You treat this place like a hotel: With 100 rooms the Ziona mansion is the biggest concrete structure in the hilly village of Baktawng

Mr Chana told the Sun: 'Today I feel like God's special child. He's given me so many people to look after. 

'I consider myself a lucky man to be the husband of 39 women and head of the world's largest family.'
 
The family is organised with almost military discipline, with the oldest wife Zathiangi organising her fellow partners to perform household chores such as cleaning, washing and preparing meals.  

One evening meal can see them pluck 30 chickens, peel 132lb of potatoes and boil up to 220lb of rice. 

Coincidentally, Mr Chana is also head of a sect that allows members to take as many wives as he wants.

Feeling peckish? The senior ladies of the Chana family show what it takes just to make a meal 

The wives and I: Mr Ziona Chana poses with his 39 wives at their home in Baktawang, Mizoram, India 

He even married ten women in one year, when he was at his most prolific, and enjoys his own double bed while his wives have to make do with communal dormitories. 

He keeps the youngest women near to his bedroom with the older members of the family sleeping further away - and there is a rotation system for who visits Mr Chana's bedroom.
 
Rinkmini, one of Mr Chana's wives who is 35 years old, said: 'We stay around him as he is the most important person in the house. He is the most handsome person in the village. 

She says Mr Chana noticed her on a morning walk in the village 18 years ago and wrote her a letter asking for her hand in marriage. 

Shared bedroom: A look inside the four-storey mansion, Chhuanthar Run - The House of the New Generation

Another of his wives, Huntharnghanki, said the entire family gets along well. 

The family system is reportedly based on 'mutual love and respect' 

And Mr Chana, whose religious sect has 4,00 members, says he has not stopped looking for new wives. 

'To expand my sect, I am willing to go even to the U.S. to marry,' he said. 

One of his sons insisted that Mr Chana, whose grandfather also had many wives, marries the poor women from the village so he can look after them.

Monday, March 14, 2011

DULU AHLI BINA BADAN KINI JADI MAK NYAH GLAMOR

Macam-macam la dunia ni. Entah apa nak jadi. Ikuti berita selanjutnya petikan daripada Kosmo online.

CHRISIE EDKINS semasa dia seorang lelaki.Gambar kecil wajah Chrisie Edkins selepas menjadi mak nyah.

 SOUTHAMPTON, Britain - Seorang bekas ahli bina badan lelaki, Chrisie Edkins kini bergelar model glamor selepas dia menukar identitinya menjadi seorang wanita, lapor sebuah akhbar semalam.

Edkins, 31, ditawarkan banyak kontrak peragaan yang menyaksikannya beraksi sebagai model wanita malah dia juga menceburi bidang nyanyian.

Lelaki tersebut yang memiliki seorang anak perempuan berusia sembilan tahun, Chloe, hidup sebagai seorang wanita selama bertahun-tahun sebelum dia tampil secara terbuka dengan identiti barunya itu pada tahun 2003.

"Saya masih melaksanakan tanggungjawab sebagai penjaga dan anak saya memahami kehidupan baru saya," katanya.

Edkins yang dahulunya dikenali dengan nama lelaki, Chris pernah bekerja sebagai seorang mekanik dan juruelektrik dengan tujuan untuk membuktikan kepada dirinya bahawa dia ialah seorang lelaki 'sejati'.

Namun, dia kemudian memutuskan untuk akur kepada naluri kewanitaan yang kuat dalam dirinya.

Edkins kemudian menjalani terapi hormon dan pelbagai rawatan kosmetik termasuk rawatan membesarkan payu dara untuk tampil sebagai seorang wanita yang cantik.

Dia mengubah profil diri di Facebook kepada wanita pada tahun 2003. - Agensi

RAHSIA KAABAH?

Citer yang sangat menarik ini dan ambiklah iktibar darinya. Sesungguhnya ALLAH yang maha berkuasa dan juga maha pengampun. Credit to this blog for this wonderful story.



Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya, Ikram (bukan nama sebenarnya), mengajak ibunya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Siti (juga bukan nama sebenarnya), Si Ibu, tentu senang dengan ajakan anaknya itu. 

Sebagai muslim yang mampu secara material,mereka memang berkewajiban menunaikan ibadah Haji. Segala kelengkapan sudah disiapkan.

ibu anak-anak ini akhirnya berangkat ke tanah suci. Keadaan keduanya sihat walafiat, tak kurang satu apapun. 

Tiba harinya mereka melakukan tawaf dengan hati dan niat ikhlas menyeru panggilan Allah, Tuhan Semesta Alam. “Labaik Allahuma labaik, aku datang memenuhi seruanMu ya Allah”.

Ikram menggandeng ibunya dan berbisik, “Ummi undzur ila Kaabah (Bu, lihatlah Ka’bah).” Ikram menunjuk kepada bangunan empat persegi berwarna hitam itu. 

Ibunya yang berjalan di sisi anaknya tak beraksi dia terdiam. Perempuan itu sama sekali tidak melihat apa yang ditunjukkan oleh anaknya.

Ikram kembali membisiki ibunya. Ia tampak bingung melihat raut wajah ibunya. Di wajah ibunya tampak kebingungan. 

Ibunya sendiri tak mengerti mengapa ia tak dapat melihat apapun selain kegelapan. beberapakali ia mengusap-usap matanya, tetapi kembali yang tampak hanyalah kegelapan.

Padahal, tak ada masalah dengan kesihatan matanya. Beberapa minit yang lalu dia masih melihat segalanya dengan jelas, tapi mengapa memasuki Masjidil Haram segalanya menjadi gelap gulita.

Tujuh kali Haji Anak yang soleh itu bersimpuh di hadapan Allah. Ia solat memohon ampunan-Nya.

Hati Ikram begitu sedih. Siapapun yang datang ke Baitulah, mengharap rahmatNYA.Terasa hampa menjadi tamu Allah, tanpa menyaksikan segala kebesaran-Nya, tanpa merasakan kuasa-Nya dan juga rahmat-Nya.

Ikram tidak berkecil hati, mungkin dengan ibadah dan taubatnya yang sungguh-sungguh, Ibundanya akan dapat merasakan anugerah-Nya, dengan menatap Ka’bah, kelak. 

Anak yang soleh itu berniat akan kembali membawa ibunya berhaji tahun depan. Ternyata nasib baik belum berpihak kepadanya.

Tahun berikutnya kejadian serupa terulang lagi. Ibunya kembali dibutakan didekat Ka’bah, sehingga tak dapat menyaksikan bangunan yang merupakan simbol persatuan umat Islam itu. Wanita itu tidak dapat melihat Ka’bah.

Ikram tidak patah arang. Ia kembali membawa ibunya ke tanah suci tahun berikutnya. Anehnya, ibunya tetap saja tak dapat melihat Ka’bah. Setiap berada di Masjidil  Haram, yang tampak di matanya hanyalah gelap dan gelap.

Begitulah keganjilan yang terjadi pada diri Siti hingga kejadian itu berulang sampai tujuh kali menunaikan ibadah haji.Ikram tak habis fikir, dia tak mengerti, apa yang menyebabkan ibunya menjadi buta di depan Ka’bah.

Padahal, setiap kali berada jauh dari Ka’bah, penglihatannya selalu normal. Dia bertanya-tanya, apakah ibunya punya kesalahan sehingga mendapat azab dari Allah SWT ?. 

Apa yang telah diperlakukan ibunya, sehingga mendapat musibah seperti itu ? Segala pertanyaan berkecamuk dalam dirinya. Akhirnya diputuskannya untuk mencari seorang alim ulama, yang dapat membantu permasalahannya.

Beberapa saat kemudian ia mendengar ada seorang ulama yang terkenal kerana kesolehannya dan kebaikannya di Abu Dhabi (Emirate). 

Tanpa kesulitan bererti, Ikram dapat bertemu dengan ulama yang dimaksud. Ia pun mengutarakan masalah kepada ulama yang soleh ini. 

Ulama itu mendengarkan dengan saksama, kemudian meminta agar Ibu Ikram perlu menelefonnya. Anak yang berbakti ini pun pulang.

Setibanya di tanah kelahirannya, dia meminta ibunya untuk menghubungi ulama di Abu Dhabi tersebut.
Beruntung, Si Ibu mau memenuhi permintaan anaknya. 

Ia pun menelefon ulama itu, dan menceritakan kembali peristiwa yang dialaminya di tanah suci. Ulama itu kemudian meminta Sarah introspeksi, mengingat kembali,mungkin ada perbuatan atau peristiwa yang terjadi padanya di masa lalu, sehingga ia tidak mendapat rahmat Allah. Siti diminta untuk bersikap terbuka, mengatakan dengan jujur, apa yang telah dilakukannya. .

“Anda harus berterus-terang kepada saya, karana masalah anda bukan masalah senang,” kata ulama itu pada Siti. Siti terdiam sejenak. Kemudian dia meminta waktu untuk memikirkannya. Tujuh hari berlalu, akan tetapi ulama itu tidak mendapat sebarang khabar dari Siti.

Pada minggu kedua setelah percakapan pertama mereka, akhirnya Siti menelefon. “Ustaz, waktu masih muda, saya bekerja sebagai jururawat  di hospital,” cerita  Siti akhirnya.

“Oh, bagus….. Pekerjaan jururawat adalah pekerjaan mulia,” mencelah ulama itu.  “Tapi saya mencari wang sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara, tidak peduli, apakah cara saya itu halal atau haram,” ungkapnya terus terang. Ulama itu terkejut. Ia tidak menyangka wanita itu akan berkata demikian.

“Disana….” sambung Siti, “Saya sering kali menukar bayi, kerana tidak semua ibu senang dengan bayi yang telah dilahirkan. Kalau ada yang menginginkan anak laki-laki, padahal bayi yang dilahirkannya perempuan, dengan imbuhan wang, saya tukar bayi-bayi itu sesuai dengan keinginan mereka.”

Ulama tersebut amat terkejut mendengar penjelasan Siti. “Astagfirullah. …..” betapa tega wanita itu menyakiti hati para ibu yang diberi amanah Allah untuk melahirkan anak. bayangkan, betapa banyak keluarga yang telah dirosaknya, sehingga tidak jelas nasabnya. Apakah Siti tidak tahu, bahawa dalam Islam menjaga nasab atau keturunan  sangat penting.

Jika seorang bayi ditukar, tentu nasabnya menjadi tidak jelas. Padahal, nasab ini sangat menentukan dalam perkawinan, terutama dalam masalah mahram atau muhrim, iaitu orang-orang yang tidak boleh dinikahi.”Cuma itu yang saya lakukan,” ucap Siti. “Cuma itu ?” tanya ulama terperanjat.

“Tahukah anda bahawa perbuatan anda itu dosa yang luar  biasa, betapa banyak keluarga yang sudah anda hancurkan!”. . ucap ulama dengan nada tinggi.”Lalu apa lagi yang Anda kerjakan? “tanya ulama itu lagi sedikit kesal. “Di hospital, saya juga melakukan tugas memandikan orang mati.”

“Oh bagus, itu juga pekerjaan mulia,” kata ulama. “Ya, tapi saya memandikan orang mati karana ada kerja sama dengan tukang sihir.” “Maksudnya?” tanya ulama tidak mengerti.. “Setiap saya bermaksud menyengsarakan orang, baik membuatnya mati atau sakit, segala perkakas sihir itu sesuai dengan syaratnya, harus dipendam di dalam tanah. Akan tetapi saya tidak menguburnya di dalam tanah, melainkan saya masukkan benda-benda itu ke dalam mulut orang yang mati.”

“Suatu kali, pernah seorang alim meninggal dunia. Seperti biasa, saya memasukkan berbagai barang-barang tenung seperti jarum, benang dan lain-lain ke dalam mulutnya. Entah mengapa benda-benda itu seperti terpental, tidak hendak masuk, walaupun saya sudah menekannya dalam-dalam.

Benda-benda itu selalu kembali keluar. Saya cuba lagi begitu seterusnya berulang-ulang. Akhirnya, emosi saya memuncak, saya masukkan benda itu dan saya jahit mulutnya. Cuma itu dosa yang saya lakukan.” Mendengar pertuturan Siti yang datar dan tanpa rasa dosa, ulama itu berteriak marah.

“Cuma itu yang kamu lakukan ?”. “Masya Allah….!!! Saya tidak dapat bantu anda. Saya angkat tangan”.Ulama itu amat sangat terkejutnya mengetahui perbuatan Siti. Tidak pernah terbayang dalam hidupnya ada seorang manusia, apalagi dia adalah wanita, yang memiliki nurani begitu tega, begitu keji.

Tidak pernah terjadi dalam hidupnya, ada wanita yang melakukan perbuatan sekeji itu. Akhirnya ulama itu berkata, “Anda harus memohon ampun kepada Allah, kerana hanya Dialah yang dapat mengampuni dosa Anda..”

Bumi menolaknya. Setelah beberapa lama, sekitar tujuh hari kemudian ulama tidak mendengar khabar selanjutnya dari Siti. Akhirnya ia mendapat tahu dengan menghubunginya melalui telefon. Ia berharap Siti telah bertaubat atas segala yang telah diperbuatnya. Ia berharap Allah akan mengampuni dosa Siti, sehingga Rahmat Allah datang kepadanya.Kerana tak juga memperoleh khabar, ulama itu menghubungi keluarga Ikram di Mesir..

Kebetulan yang menerima telefon adalah Ikram sendiri. Ulama menanyakan khabar Siti,ternyata khabar duka yang diterima ulama itu. “Ummi sudah meninggal dua hari setelah menelefon ustad,” ujar Ikram. Ulama itu terkejut mendengar khabar tersebut.. “Bagaimana ibumu meninggal, Ikram ?”. tanya ulama itu.

Ikram pun akhirnya bercerita : Setelah menelefon ulama, dua hari kemudian ibunya jatuh sakit dan meninggal dunia. Yang mengejutkan adalah peristiwa penguburan Siti.

Ketika tanah sudah digali, untuk kemudian dimasukkan jenazah atas izin Allah, tanah itu rapat kembali, tertutup dan mengeras. Para penggali mencari lokasi lain untuk digali. Peristiwa itu berulang kembali. Tanah yang sudah digali kembali menyempit dan tertutup rapat. Peristiwa itu berlangsung begitu cepat, sehingga tidak seorangpun penghantar jenazah yang menyedari bahawa tanah itu kembali rapat.

Peristiwa itu terjadi  berulang-ulang. Para penghantar yang menyaksikan peristiwa itu merasa ngeri dan merasakan sesuatu yang aneh terjadi.Mereka yakin, kejadian tersebut pastilah berkaitan dengan perbuatan si mayat.
Waktu terus berlalu, para penggali kubur putus-asa kerana pekerjaan mereka tak juga selesai. Siang pun berlalu, petang menjelang, bahkan sampai hampir maghrib, tidak ada satu pun lubang yang berhasil digali. Mereka akhirnya pasrah, dan beranjak pulang. Jenazah itu dibiarkan saja tergeletak di hamparan tanah kering kerontang.

Sebagai anak yang begitu sayang dan hormat kepada ibunya, Ikram tidak tega meninggalkan jenazah orang tuanya ditempat itu tanpa dikubur. Kalaupun dibawa pulang, rasanya tidak mungkin. Hasan termenung di tanah perkuburan seorang diri.. Dengan izin Allah, tiba-tiba berdiri seorang laki-laki yang berpakaian hitam panjang, seperti pakaian khusus orang Mesir.

Lelaki itu tidak tampak wajahnya, kerana terhalang tutup kepalanya yang menjorok ke depan.. Laki-laki itu mendekati Ikram kemudian  berkata padanya,” Biar aku tangani jenazah ibumu, pulanglah!”. kata orang itu.

Ikram lega mendengar bantuan orang tersebut, Ia berharap laki-laki itu akan menunggu jenazah  ibunya. Syukur-syukur menggali lubang dan kemudian mengebumikan ibunya. “Aku minta supaya kau jangan menengok ke belakang, sampai tiba di rumahmu, “pesan lelaki itu. Ikram mengangguk, kemudian ia meninggalkan pemakaman. Belum sempat ia di luar lokasi pemakaman,terselit keinginannya untuk mengetahui apa yang terjadi dengan jenazah ibunya.

Sedetik kemudian ia menengok ke belakang. Betapa pucat wajah Ikram, melihat jenazah ibunya sudah dililit api, kemudian api itu menyelimuti seluruh tubuh ibunya. Belum habis rasa herannya, sedetik kemudian dari arah yang berlawanan, api menerpa wajah Ikram. Ikram ketakutan.Dengan langkah seribu, dia pun bergegas meninggalkan tempat itu. Demikian yang diceritakan Ikram kepada ulama itu. Ikram juga mengaku, bahwa separuh wajahnya yang tertampar api itu kini berbekas kehitaman kerana terbakar.

Ulama itu mendengarkan dengan seksama semua cerita yang diungkapkan Ikram. Dia menyarankan, agar Ikram segera beribadah dengan khusyuk dan meminta ampun atas segala perbuatan atau dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh ibunya. Akan tetapi, ulama itu tidak menceritakan kepada Ikram, apa yang telah diceritakan oleh ibunya kepada ulama itu. Ulama itu meyakinkan Ikram, bahwa apabila anak yang soleh itu memohon ampun dengan sungguh-sungguh, maka bekas luka di pipinya dengan izin Allah akan hilang.

Benar saja,tak berapa lama kemudian Ikram kembali memberitahu ulama itu, bahawa lukanya yang dulu amat terasa sakit dan panas luar biasa, semakin hari bekas kehitamannya hilang. Tanpa tahu apa yang telah dilakukan ibunya selama hidup, Ikram tetap mendoakan ibunya. Ia berharap, apapun perbuatan dosa yang telah dilakukan oleh ibunya, akan diampuni oleh Allah SWT.

Semoga kisah nyata dari Mesir ini dapat  dijadikan mengajaran bagi kita semua. Wang RM50 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak derma masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket. 45 minit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan bola sepak. 

Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak ramai yang berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.

Kita mengirimkan ribuan ‘jokes’ dan ‘ surat berantai’ melalui e-mail tetapi bila mengirimkan yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir 2 atau 3 kali.

Wednesday, March 9, 2011

BUDAK BERPENYAKIT AJAIB-KULIT SEPERTI TERUMBU KARANG

Kesian budak ni. Tak tahu apa penyakitnya. Suspek penyakit kulit. Petikan daripada Kosmo online.

TUBUH badan Li Shenghan kelihatan seperti terumbu karang.

BEIJING - Seorang budak lelaki berusia empat tahun, Li Shenghan dari Shenyang, timur laut China menghidap penyakit kanser yang ganjil dikenali sebagai acute manocytic leukemia dengan menyebabkan kulit badannya seperti cangkerang, lapor sebuah akhbar semalam.

Pada mulanya keluarganya mengesan terdapat bintik kecil di lengannya setahun lalu tetapi ia kemudian disilap diagnosis sebagai gigitan serangga.

Bintik kecil itu terus membesar dan merebak ke seluruh tubuhnya termasuk di dalam mulut dan di bawah kelopak mata menyebabkan dia kelihatan seperti terumbu karang hidup.

Doktor-doktor berkata, budak tersebut memerlukan rawatan kemoterapi untuk menghalang kanser tersebut merebak ke tulang sumsum.

Namun, ibunya, Mu Xiaojie dan bapa budak itu, Li Wenrui yang memperoleh pendapatan kurang 1,061 yuan (RM490.76) seminggu tidak mampu untuk membiayai rawatan perubatan.

Ibu dan bapanya juga tidak mempunyai simpanan wang selepas ia digunakan untuk membiayai rawatan anak mereka setahun lalu.

Menurut ibunya, doktor-doktor mengesyaki penyakit itu disebabkan pencemaran atau alam sekitar.

Walaupun budak itu menjalani pemindahan tulang sumsum dan rawatan kemoterapi untuk mengubati penyakitnya, doktor-doktor memberinya peluang 50-50 untuk budak tersebut terus hidup. - Agensi

PELATIH MATI DISERANG VIRUS ADENOVIRUS

Penyakit apa pulak nih. Mungkinkah new version of H!N1.Aduh macam-macam. Anyway takziah diucapkan kepada keluarganya. Berita selanjutnya petikan daripada Kosmo online.

KUALA LUMPUR – Seorang pelatih konstabel di Pusat Latihan Polis (Pulapol) di sini, yang sebelum ini didakwa diserang virus misteri, meninggal dunia kelmarin setelah empat hari dirawat di Unit Rawatan Rapi (ICU) Hospital Kuala Lumpur.

Menteri Kesihatan, Datuk Seri Liow Tiong Lai berkata, Mohd. Azizan Azidi (gambar), 25, dari Kampung Sayong, Kuala Kangsar, didapati mati akibat serangan jangkitan Adenovirus.

“Dia dirujuk ke ICU pada 5 Mac lalu kerana memerlukan rawatan rapi dan disahkan meninggal dunia pada pukul 8.30 malam Selasa lalu. 

“Maklumat lanjut yang diperoleh mendapati, semenjak melaporkan diri di Pulapol pada 1 Februari lalu, dia hanya menjalani aktiviti latihan kawad dan sentiasa berada di pusat latihan,” katanya dalam satu kenyataan akhbar di sini semalam.

Tiong Lai memberitahu, sehingga pukul 8.30 malam Selasa lalu, seramai 210 pelatih didapati mengalami gejala penyakit seakan-akan influenza (Influenza-Like-Illness).

BARANG KEMAS DALAM PEMBENTUNG

Ho..ho.. seronoknya kalau dapat jumpa barang kemas. Tapi kalau jumpa nak pakai ke tak. He...he... Ikuti berita selanjutnya petikan daripada Kosmo online. Tapi kalau aku jumpa, mesti pakai punya. Itupun kena samak dulu. Hu..hu... Entah kemana perginya perompak tu, kot dah kena tangkap.


GAMBAR fail menunjukkan pintu masuk ke kedai emas Harry Winston dekat Champs-Elysees di Paris pada 5 Disember 2008.

PARIS - Polis Perancis menemui barang kemas bernilai AS$25 juta (RM75.8 juta) yang disembunyikan di dalam saluran pembentung di sini.

Barang kemas tersebut yang disimpan di dalam sebuah bekas plastik, merupakan sebahagian hasil rompakan ke atas butik barang kemas Harry Winston di sini.

Penemuan itu melibatkan 19 cincin dan tiga pasang anting-anting dengan sepasang anting-anting itu dipercayai bernilai AS$19.5 juta (RM59.1 juta).

Polis mengesahkan penemuan itu selepas berita itu disiarkan di sebuah stesen radio.

Pada 5 Disember 2008 sekumpulan perompak sebahagiannya berpakaian wanita dan rambut palsu melarikan batu permata dan jam tangan mewah dengan nilai mencecah AS$118.1 (RM358.3 juta).

Sebahagian cincin yang dicuri, rantai leher dan jam tangan ditemui semula apabila polis menangkap 25 orang dalam serbuan pada Jun 2009 dengan sembilan daripada mereka dihadapkan ke mahkamah.

Antara yang didakwa termasuk perancang rompakan itu yang pernah dihukum penjara 15 tahun dalam satu kes penyeludupan dadah.

Polis menemui sejumlah barang kemas yang dirompak bersama wang tunai AS$1.1 juta (RM3.3 juta) di rumahnya.- Agensi